Moms mungkin pernah mendengar anggapan bahwa bayi yang baru lahir harus langsung menangis. Bahkan, tidak sedikit yang menganggap jika bayi tidak menangis, berarti ada sesuatu yang tidak beres.
Padahal faktanya tidak selalu demikian, yang paling penting setelah bayi lahir bukanlah tangisannya, melainkan napas pertamanya. Selama berada di dalam kandungan, bayi mendapatkan oksigen melalui plasenta. Setelah lahir, bayi harus mulai bernapas sendiri menggunakan paru-parunya. Proses inilah yang menjadi salah satu tanda bahwa bayi sedang beradaptasi dengan kehidupan di luar rahim.
Tangisan pertama memang memiliki beberapa manfaat. Saat bayi menangis, paru-parunya akan mengembang dengan lebih baik, membantu mengeluarkan sisa cairan yang masih berada di saluran napas, serta mendukung proses masuknya oksigen ke dalam tubuh secara lebih optimal.
Namun, Moms tidak perlu langsung panik jika bayi tidak langsung menangis setelah dilahirkan. Bayi yang hanya meringis, batuk, atau langsung bernapas tanpa tangisan keras belum tentu mengalami masalah. Selama bayi dapat bernapas dengan baik, denyut jantungnya normal, dan kondisi tubuhnya stabil, biasanya tenaga medis akan menilai bahwa proses adaptasi bayi setelah lahir berjalan dengan baik.
Jadi, anggapan bahwa bayi baru lahir wajib menangis tidak sepenuhnya benar ya Moms. Yang terpenting adalah bayi berhasil bernapas dengan baik dan mampu beradaptasi setelah lahir. Jangan langsung khawatir jika bayi tidak langsung menangis, karena tangisan bukan satu-satunya tanda yang menyimpulkan kondisi bayi setelah dilahirkan.
Yuk, simak video selengkapnya di link berikut:
https://www.instagram.com/reel/DcvWGsjifim/?stkn=MXE5bXk5NmtzejlidA==

0 Comments